August 25, 2008

Nglawang

Filed under: Kebudayaan Masyarakat Bali — Tags: , , — sahuta @ 2:35 am

Nglawang adalah suatu tradisi yang sudah ada dari jaman dahulu yang menjadi warisan budaya masa kini. Pelaksanaan nglawang tampaknya makin lama semakin jarang ditemui, terutama di daerah perkotaan. Namun di daerah pedesaan masih ada yang melaksanakannya walaupun tidak seperti masa lalu. Pertambahan penduduk pendatang terutama yang berbeda suku dan etnis dengan membawa budaya masing-masing memberikan pengaruh terhadap kemunduran tradisi ini.

Tradisi nglawang adalah tradisi yang mengandung ajaran etika, sosial serta banyak mengandung nilai-nilai magis. Kata Nglawang berasal dari kata lawang yang berarti pintu. Dalam kamus bahasa bali kawi, kata nglawang berarti berkeliling dari pintu ke pintu, rumah ke rumah atau dari desa ke desa yang bertujuan untuk mempertunjukan/mengusung tapakan barong seperti barong ket, barong bangkung, barong gajah, barong landung dan lainnya yang disacralkan. Namun nglawang mempunyai arti yang lebih luas dari itu yaitu sebagai penolak bala (mara bahaya) karena yang diusung biasanya manifestasi Siwa. Dari tradisi ini kemudian berkembang suatu tradisi nglawang yang tujuannya hanya sebagai pengembangan rasa seni dan mendapatkan imbalan sekedarnya dengan mengusung barong atau nong-nong kling yang tidak disakralkan. Budaya ini bisa disamakan dengan mengamen.

Lokasi nglawang mengambil tempat di jalanan desa maupun perkotaan yang merupakan daerah pengempon/penyungsung tapakan (sungsungan) tersebut. Bisa juga desa lain karena mendapat permohonan dari warga desa yang berkepentingan. Sumber-sumber dalam pustaka lontar yang membahas mengenai tradisi nglawang secara spesifik sampai sejauh ini belum ditemukan, namun ada kata yang mempunyai makna sama dengan nglawang yakni kata “menmen” dalam lontar Siwa Gama, yang berarti pemain yang berasal dari kata “men” yang berarti menghibur. Kata ini berkembang menjadi kata “amen” yang berarti mengasikan/bergembira. Mungkin kata ini kemudian berkembang menjadi “pengamen” dalam bahasa Indonesia.

sumber : http://balebanjar.com

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: